Rekans

Tuesday, July 09, 2013

Quo Vadis Analisa Biaya Konstruksi SNI 2008

Menyimak telah terbitnya Analisa Biaya Konstruksi SNI 2008, ternyata telah menstimulasi pro kontra pelaku jasa konstruksi. Hal ini terlihat dari begitu keras dan derasnya respon pelaku jasa konstruksi dalam mengikuti semiloka Analisa Biaya Konstruksi. Antusias dan kerasnya respon diperkuat dengan protes mereka akan sulitnya mengimplementasi bangunan konstruksi apabila mengacu kepada pembiayaan yang di susun dengan ketentuan yang ada dalam Analisa Biaya Konstruksi berbasis SNI 2008. uraian-uraian yang disampaikan lebih mengacu kepada persentase perbedaan biaya konstruksi yang menjadi jauh lebih kecil dari biaya konstruski yang disusun berdasarkan analisa BOW yang sudah hadir sejak tahun 1929.


Analisa SNI versus BOW

selama ini para pelaku konstruksi didalam menyusun pembiayaan konstruksi mengacu kepada analisa BOW, dimana analisa tersebut adalah produk zaman belanda. Yang menjadi perbedaan yang sangat signifikan antara analisa SNI dengan BOW adalah perbedaan koefisien-koefisien atas point-point orang dan barang. Hampir seluruh koefisien yang ada di analisa SNI jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Analisa BOW, namun jika dikaji lebih jauh baik analisa SNI maupun analisa BOW tidak menjawab secara substantif struktur pembiayaan yang dimaksud dalam pembiayaan konstruksi yang profesional

No comments: